A story about LILY TEAM

Kemarin.. iya kemarin, ntahlah aku lupa kapan itu, yang aku ingat sore itu tepat pukul 3 sore, para mahasiswa baru (Cieee yang udah ...



Kemarin.. iya kemarin, ntahlah aku lupa kapan itu, yang aku ingat sore itu tepat pukul 3 sore, para mahasiswa baru (Cieee yang udah jadi mahasiswa. Prok..prok..prok) berbondong-bondong memarkirkan kendaraan roda duanya diparkiran gedung Fakultas Dakwah Komunikasi, kami disuruh berlari kearah lapangan sepak bola. Berlari mencari sebuah kehidupan, berlari mencari satu kelompok. Dimana setiap Penanggung Jawab (PJ) Kelompok memegang kertas yang bertuliskan nomor dari kelompok kami. Aku berlari tak tentu arah sambil mataku mencari angka 17, yaa itulah nomor kelompokku yang bernama LILY, untung nama bunga bukan nama mantan, nggak kebayang mereka-mereka yang susah move on bakalan flashback terusss Haha.
Dua orang PJ berdiri didepan barisan itu, dengan perasaan ragu aku ikut bergabung kedalam kelompok itu. Ragu bukan karena aku tidak yakin bahwa LILY adalah kelompokku, tapi aku ragu apakah aku bisa beradaptasi dengan mereka?
            Bang Riyan Irfandi dan Kak Kukiliona Meidiwatri yang menjadi Penanggung jawab dikelompok LILY. About they? Haha mereka adalah PJ yang baik banget, asli original baiknya. Yang nggak pernah marah, yang selalu meng-iya kan apa yang di idekan oleh anggotanya.
Kelompok LILY berisikan 30 anggota, dan itu juga kalau aku nggak salah hitung, kalau salah maafkan aku yaaaaaaaaaaaaaaa? Harus dimaafkan! (pemaksaan)
Ada :
  1. Ade
  2. Riyan
  3. Rahman
  4. Yasir
  5. Doni
  6. Ammar
  7. Abdi
  8. Iksan
  9. Rince
  10. Mail (diaa jahat ninggalin grup, dia masuk DPO!)
  11. Ayu
  12. Yola
  13. Junita / Junika (ini nggak tau nama aslinya yang mana)
  14. Mala
  15. Alvia
  16. Tia
  17. Azki
  18. Memel
  19. Zella
  20. Yensi
  21. Deti
  22. Dwita
  23. Yunarti
  24. Afifah
  25. Candra
  26. Rita
  27. Marni
  28. Sarda
  29. Aku
Ini asli minta maaf banget, aku lupa siapa satu orang lagi yang masuk kelompok LILY, Cewek atau cowok nggak tau. POKOKNYA MAAF! Bukan aku nggak mau kenalan, aku udah kenal kok, tapi memori otakku yang nggak tau berapa MB besarnya tidak bisa mengingat nama seorang temanku.


Hari pertama dilapangan sepak bola itu menjadi hari yang PALING menyebalkan, bagaimana tidak, dilapangan tersebut ada rumput nakal yang menempel pada rok, celana dan kaos kaki kami. Tapi rumput nakal dan lapangan sepak bola yang menjadi saksi perkenalan kelompok LILY (Pakai emot peluk) waktu itu belum semua nya berkumpul, pokoknya yang datang wajah-wajah anak Rajin deh hehehe.
Sore itu kami disuruh kenalan sama semua anggota dari kelompok kami masing-masing dan dikasih waktu ntah 5 atau 10 menit, pokoknya waktu itu tidak membuat kami mengingat dengan cepat nama dari teman-teman kami. Setelah waktu berlalu akhirnya kami pulang. Alhamdulillah…

            Hari berikutnya kami berkumpul lagi ditempat yang sulit sekali dijelaskan. Tempat itu berada dibelakang gedung Fakultas dakwah komunikasi dan gedung Fakultas ekonomi. Kalau dijelaskan pakai peta mungkin tempat itu ibarat sebuah kampung yang JAUH sekali, yang nggak ada listrik nya, pokoknya seperti itu. Tapi tempat itu juga yang menjadi saksi bisu bahwa LILY bisa sangat kompak, walau masih ada yang jaim-jaim. Ditempat ini juga pertama kali latihan Drama, masih ingat jelaskan bagaimana si Yasir jadi ayah, Yola jadi ibu, Rahman jadi anaknya. Tokoh-tokoh yang lain nggak usah dijelasin yaa? Hehehehe *peacee

            Hari berikutnya kami berkumpul lagi, HAHAHAHA kami diusir dadakan, awalnya kami ngumpul didalam ruangan gedung Fekonsos, udah asik latihan bikin yel-yel tiba-tiba ada segerombolan manusia dengan pangkat yang tinggi datang kedalam ruangan tersebut, aku tidak tahu juga apa yang mereka ucapkan intinya kami TERUSIR, dan seperti manusia yang kehilangan tempat, kami akhirnya berkumpul disamping gedung Fekonsos, tepat didekat rumput, didekat dinding, ahh aku ini bicara apa?
Disana kami mengulang lagi latihan yel-yel, dan kemudian kami mau nampilkan pensi, dimana pensi yang mau ditampilkan adalah Drama tapi karena waktu diatas panggung tidak memungkinkan, akhirnya pensinya dimove ke Puisi berantai dimana yang baca puisi ada Aku, Abdi, Sarda dan Rince.

 
Hari berikutnya kami ngumpul lagi, kali ini supaya elite sedikit, bang Riyan sebagai PJ mencari tempat dilantai 3, cieee setelah diusir lansung cari tempat elite, dasar Lily hahahaha. Didalam sebuah kelas kami latihan pensi dan yel-yel lagi, disini tanpa kak Kuki, hmmmmmm kak Kuki lagi training buat jadi Presenter, mana tepukan nya? Prok..prok..prok…

            Nah ini hari yang asik banget, disini kami semua pakai baju putih ala-ala maba banget, dan pakai jilbab merah. Kalau yang jilbab merah bukan kami semua, sudah tau dong siapa yang pakai jilbab.
Kami semua berfoto bersama sekalian bikin video untuk persyaratan Kapeka Fdk dengan tema Indonesia bisa, boleh kok di tonton di : https://youtu.be7TztTH7a00k selamat menyaksikan JJJJJJ
Pas hari ini kerasa banget kompaknya, makan nasi bungkus bareng-bareng didepan Fekonsos, panas-panasan bareng didepan Rektorat, pulangnya hujan-hujanan hihi sempurnaa yaaaaa.

            Hari berikutnya kami ngumpul lagi untuk mempersiapkan apa yang sudah disiapkan, ini hari terakhir untuk latihan, hari terakhir untuk ketawa, bikin gila dan lain-lain. Karena hari berikutnya kami sudah melaksanakan Kapeka Fdk.

            Hari berikutnya Team LILY banyak yang ikut test ngaji, dan Syukur banget mereka banyak yang lulus, yang belum lulus berusaha lagiiii yaaaaaa. Kalian pasti bisa ;)
Jam 11.30 kami semua sudah disuruh berkumpul dilapangan gedung Fdk dan ini asli ngak enak banget, gimana mau enak, fase lagi kepanasan, lagi keringatan, terus baris dekat-dekat gitu, dan ahhh sudahlah tak perlu aku jelaskan bagaiman tersiksanya kami. Terus abang korlap nya nyuruh kami buat makan siang dulu terus langsung ke Islamic center.
            Nah waktu itu ingat banget, kami LILY team makan dirumah makan ahh aku lupa nama rumah makannya, tempatnya tepat didepan gerbang Uin Suska Riau. Setelah itu aku dan sebagian orang beriman numpang sholat dirumah makan itu, dan sebagian lagi sholat di Masjid Al-Jami’ah (Masjid Uin Suska Riau)
            Kami semua disuruh berkumpul sesuai kelompok masing-masing, tapi dipisahkan, laki-laki lily team disebelah kiri dan kami perempuan disebelah kanan. Hari pertama itu adalah hari Kamis 8 september 2016, kami semua disuruh mendengarkan materi yang diberikan oleh dosen dari fakultas yahhhh aku lupa…hari pertama Kapeka Fdk, aku sakit, sakit banget, huh sakitku datang tiba-tiba, kepala ku seperti ditimpa batu besar, aku tidak kuat berjalan, pandanganku kaburrrrr (dikejar aja). Aku dibawa sama kak Kuki keruangan yang berbeda dari teman-temanku yang lain. Hmmm ruangan itu tidak mengasikkan, setelah shalat ashar aku ikut bergabung bersama teman-temanku lagi dalam keadaan yang pusing sekali.
            Jum’at, 9 September 2016, hari kedua aku ikut Kapeka Fdk, dimana saat itu kami memakai baju yang sama seperti hari pertama, bedanya kami datang lebih awal, yaitu jam 06.00 WIB sudah berada dikampus. Huaaaaaaaa hari kedua aku terlambat 8 menit, sebagai hukumannya aku disuruh scot jump 8x.
            Sabtu, ini adalah hari puncak, hari terakhir pelaksanaan Kapeka Fdk, dimana hari ini juga sebagai hari terakhir LILY bareng-bareng. Itu tandanya ada sebuah perpisahan bukan? Inilah yang paling aku benciiiiiii ! aku benci perpisahan, dimana aku masih bisa melihat wajah kalian tetapi aku tidak bisa berkumpul bersama kalian.
Hari terakhir ini, aku dkk nampilin pensi, tapiiiiii aku benci juga sama waktu, kenapa? Karena panitia Cuma ngasih waktu 5 menit untuk satu kelompok, kebayang kan, baru pembukaan udah habis waktunya haha enggak ding bercanda, kami baru separoh jalan baca puisi udah diberhentikan sama waktu, pengennnn banget marah saat itu, tapi yasudah lah sebagai mahasiswa baru harus nurut dan tidak boleh melawan.
Hari terakhir ini sebagai hari yang nggak pengen cepat berakhir, karena masih pengen bareng sama LILY.
Tukaran kado, Hihi yang dapat kado dari aku semoga bisa dipakai terus, itu tandanya supaya jangan lupa sama aku. Harus ingat! HARUS (Pemaksaan  nih)
            Hari terakhir aku pulang kerumah jam 22.30 WIB, sebelum pulang sebagian orang-orang cakep dari LILY termasuk aku pergi makan ke warung ayam penyet.





Tegak berdiri diam, Lalu kutatap sekelilingku,
Kini sudah tak ada lagi teriakan dari ketua kelompok,
Kini sudah tak ada lagi yang berkata
“Lily mana suaranya?”
“Lily is the best”
“Lily bisaaaa!”
“Kita ngumpul dimana?”
“Aku punya ide nih”
“Kumpul 2000 beli air”
“Kita jam berapa ngumpulnya?”
“Kak kuki sama bang Irfan mana?”
“Aku diparkiran, kalian dimana?”
Atau yang sering berkata,
“Kinan kuat?”
“Amankan?”
“Kalau sakit duduk aja”
Arrggghhh… aku ini kenapa?
Aku masih ingat, pertama kali berada digedung ini,
Aku tak pernah punya rencana untuk menjadi teman,
Namun ada sebuah scenario dari Tuhan yang mentakdirkan nya.
Tak pernah punya rencana menjadi dekat,
Namun Tuhan tahu aku butuh teman-teman seperti kalian.
Kemarin ku pikir aku tak bisa sebahagia ini,
Namun aku salah,
Tuhan ingin aku bahagia bersama kalian.
Kita diam, tersenyum lalu tertawa bersama, itu yg aku mau.
Aku ingin kita tetap menjadi NADI yang dekat tanpa
Pernah punya rencana untuk menjadi seperti MATAHARI yang jauh sekali.
Walau aku tahu, kita semua punya jarak.
Mungkin aku bisa marah kepada waktu,
Mungkin juga aku bisa memaki kepada jarak yang ada.
Bahkan aku ingin menjadi si egois, aku ingin kita berkumpul.
NAMUN ITU TIDAK AKAN BISA.
Diantara kita semua harus ada jarak,
Harus ada yang tidak bertemu karena waktu,
Agar kita tahu arti dari sebuah RINDU.


DEAR LILY : TERIMA KASIH SUDAH MENJADI
TEMAN, SAHABAT, DAN KELUARGA
DIDALAM KEHIDUPAN KU.
TERUSLAH MENJADI NYAMAN SEPERTI INI,
AKU SUKA BEGINI.
SEMOGA 4 TAHUN LAGI, KITA BERADA
DISEBUAH TEMPAT DENGAN MEMAKAI
TOGA MASING-MASING, DAN KEMBALI BERKUMPUL
DENGAN NAMA    –LILY-

You Might Also Like

0 komentar