Sudah Siap? Jalani. | Tidak Siap? Jangan.

            Hidup itu adalah sebuah pilihan. Disetiap pilihan tersebut selalu ada Resiko dan selalu ada yang harus kita pertanggung ja...



            Hidup itu adalah sebuah pilihan. Disetiap pilihan tersebut selalu ada Resiko dan selalu ada yang harus kita pertanggung jawabkan. Apaun itu resikonya kita nggak bisa untuk menolak, kita harus siap dan tidak bisa untuk mengatakan “aku tidak siap

            Seperti hal nya saat kita jatuh cinta pada seseorang, kita memilih untuk menyukai seseorang, lalu kita merencanakan untuk memiliki hubungan yang lebih dekat, kalau anak zaman sekarang bilang nya “pacaran”
            Ketika saya memberikan pertanyaan tersebut kepada anak muda zaman sekarang, banyak defenisi yang mereka berikan.
           
            Pacaran itu apa???
  1. Sebuah hubungan antara laki-laki dan perempuan.
  2. Sebuah status biar nggak jomblo
  3. Sebuah hubungan yang bahagia
  4. Sebuah hubungan yang bisa saling mengerti
  5. Sebuah hubungan yang bisa saling menyayangi
  6. Sebuah hubungan yang bisa saling membantu satu sama lain
  7. Dan seterusnyaa…

Kalau defenisi Pacaran seperti iu, lalu bagaimana dengan mereka yang sudah menikah? Apa itu bisa dikatakan sebuah hubungan antara laki-laki dan perempuan?
Lalu bagaimana dengan bahagia? Yakin situ bahagia terus sama pacarnya? Tapi statusnya galau yaa.
Lalu bagaimana dengan pertemanan atau persahabatan? Mereka bisa kok untuk saling mengerti dan menyayangi.
Dan saling membantu? Pacarnya udah seperti pak polisi aja dong, kalau ada apa-apa laporan nya ke pacar biar dibantuin.

            Tapi saya nggak pernah setuju dengan orang-orang yang saling menyakiti didalam hubungan pacaran itu. Kenapa? Karena nggak akan ada orang dibelahan dunia ini mau disakiti, dan kalau ada itu dia geger otak. Kalau sudah memilih untuk pacaran yang katanya sebuah hubungan yang bahagia kenapa masih ada air mata? Kenapa masih ada pertengkaran? Kamu tahu nggak, ibu dan ayah nya susah payah loh ngasih dia makan, ngerawat dia, buat dia senang, dan kamu dengan tiba-tiba datang kekehidupan nya lalu dengan enak nya buat dia sedih.
            Kalau nggak siap sama sifat pasangan yang egois, keras kepala, suka ngatur, suka cemburu, suka marah-marah, suka ngomong kasar, suka mukul dan lain-lain terus kenapa pacaran?
            Dibelahan dunia ini, nggak ada orang yang sempurna, dan kamu sendiri pasti sudah tahu itu. Sehebat apapun kamu berusaha untuk mencari pasangan yang sempurna, kamu nggak akan pernah dapat. Justru ketidak sempurnaan itu untuk saling melengkapi setiap kekurangan yang ada pada diri kita dan pasangan kita.
            Kalau kamu nggak siap untuk pacaran ya jangan dijalani, jangan berusaha untuk membuat orang lain bahagia padahal kenyataan nya kamu malah buat dia sedih. Kalau kamu siap dengan semuanya, ya silahkan saja jalani, silahkan saja menikmati semua nya tanpa perkelahian dan air mata.

            Jangan pernah memilih sesuatu yang kita sendiri belum siap untuk menanggung resikonya, jangan pernah memilih sesuatu yang membuat diri kita sendiri tidak bisa siap. Karena pilihan itu dibarengi dengan resiko.
            Apapun yang dipilihnya berarti dia siap dengan resikonya, tetapi jangan asal memilih dalam hidup ini, karena nggak akan pernah ada kata “balikin waktu gue

Sudah siap ? Jalani.
Tidak siap ? Jangan!

You Might Also Like

0 komentar